Rabu, 07 Maret 2018

Senja Pajappabangkeng




Komunitas Pajappabangkeng selain peduli pendidikan ada satu hoby yang sangat keren yaitu memburu senja setelah letih mengajar komunitas ini tidak pernah lupa untuk mengabadikan senja dipelosok desa yang berada di kabupaten gowa sulawesi selatan.
Dan yahh hasil jepretan tangan-tangan ahli tentu saja mengabadikan kisah para relawan pendidikan ini
Sekolah yang dituju oleh komunitas pajappabangkeng ini selalu berada dipedalaman serta pengunungan. Sehingga sangat senja yang diperoleh sangat alami seperti senjum parah siswa siswi pelosok ini

Adl.

Hidup sehat jauh dari nyamuk demam berdarah

Hewan pengganggu yang satu ini memang berukuran kecil, tetapi jangan meremehkan dampak gigitannya. Sekali saja mereka menggigit, maka Anda akan terkena penyakit demam berdarah yang sangat berbahaya. Apa itu demam berdarah? Demam berdarah adalah penyakit menurunnya trombosit atau sel darah merah dalam tubuh akibat virus dengue yang dibawa oleh nyamuk aedes aegpty.

Virus ini sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan kematian bagi sebagian orang. Bahkan pada beberapa waktu yang lalu, pemerintah pernah menetapkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa di berbagai daerah. Gejala ini diawali dengan demam tinggi hingga mencapai 41 derajat celsius dan hari berikutnya demam tersebut akan turun seolah-olah penderita telah sembuh, tetapi sebenarnya pada masa itu virus sedang dalam masa inkubasi, kemudian tubuh akan kembali panas.

Satu-satunya cara untuk mencegah virus ini adalah dengan menekan pertumbuhan nyamuk aedes aegypti, yaitu dengan melakukan gaya hidup 3 M di lingkungan rumah kita. Apakah 3 M itu? M yang pertama adalah menguras. Kita harus rajin menguras bak mandi karena disanalah tempat – tempat yang ideal bagi nyamuk untuk menaruh telur-telurnya. Lakukan kegiatan menguras ini minimal seminggu tiga kali, sehingga telur-telur nyamuk yang ada di sana tidak akan sempat menetas.

M yang kedua adalah mengubur barang-barang bekas. Kuburlah semua barang-barang bekas yang dapat memungkinkan menampung air, seperti kaleng bekas, ban bekas, dan lain-lain, sehingga nyamuk tidak bisa berkembang di dalamnya.

M yang terakhir adalah menutup tempat-tempat penampungan air di rumah. Tutuplah semua wadah-wadah penampungan air, seperti ember, vas bunga, dan lain-lain, dengan begitu nyamuk tidak memiliki tempat untuk berkembang biak.

Demikianlah upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk melindungi diri kita dari penyakit demam berdarah ini. Dengan gerakan 3 M ini maka dipastikan nyamuk tidak akan memiliki tempat berkembang di rumah, sehingga kita bisa terbebas dari demam berdarah

Seputar bambu dan hal yang jarang diketahui tentang bambu

Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati (biodiversity), memiliki keanekaragaman jenis bambu. Tanaman yang bisa diolah untuk berbagai kebutuhan ini, juga memiliki peran penting menyelamatkan lingkungan dan manfaat tersembunyi di masa depan.

Dalam fungsi lingkungan, bambu sangat signifikan dalam menjaga sistem hidrologis sebagai pengikat tanah dan air. Tanaman bambu yang rapat dapat mengikat tanah pada daerah-daerah lereng, sehingga mampu mengurangi erosi, sedimentasi dan longsor. Selain itu bambu juga merupakan salah satu tanaman yang dapat menyimpan air dan karbon, menahan kebisingan serta mempunyai nilai ekonomis.

Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengatakan Indonesia negara megadiversity, tapi di sisi lain, bangsa ini tidak mampu mengelolanya dengan optimal untuk kehidupan negeri sendiri dan dunia. 

Bagian dari biodiversity yang Indonesia miliki adalah bambu.  Eksistensi bambu tidak bisa dilepaskan dari budaya masyarakat di Asia, sebagai masyarakat yang hidup dengan bambu. Indonesia seharusnya bisa terkenal menjadi negara bambu, karena spesies bambu yang dimiliki lebih banyak dibanding China yang disebut negeri tirai bambu.


Di dunia dikenal 1.500 jenis bambu, 147 jenis di antaranya adalah jenis ahli Indonesia dan termasuk jenis-jenis bambu yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Bambu tumbuh di daerah tropis, sub tropis dan beriklim sedang kecuali di Eropa dan Asia Barat, dari dataran rendah sampai pada ketinggian 4.000 m dpl. Tempat tumbuhnya pada tanah aluvial dengan tekstur tanah berpasir sampai berlampung, berdrainase baik, beriklim A/B (tipe FS) dengan ketinggian optimal 0-500 m dpl. 

Sumber (www.wikipedia.org)

Senja Pajappabangkeng

Komunitas Pajappabangkeng selain peduli pendidikan ada satu hoby yang sangat keren yaitu memburu senja setelah letih mengajar komun...